Langsung ke konten utama

Muslim, Umat Terbaik di Dunia

Sejarah telah mencatat riwayat hidup orang-orang besar masa lalu yang merupakan pembesar dunia. Mereka mampu membangun peradaban yang hebat. Mereka berhasil membangun gedung-gedung tinggi yang mewah dan megah, taman-taman yang indah, dan harta kekayaan mereka melimpah ruah. Dalam sejarah dikenal peradaban Mesir kuno, Yunani kuno, Romawi, Persia, Babilonia, Sumeria, dan Mesopotamia. Namun sayang, sepanjang sejarah tidak ada peradaban yang paling berhasil atau paling baik dan banyak pengaruhnya bagi kemajuan dunia melainkan peradaban Islam.

            Peradaban Islam yang pertama kali didirikan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di kota Madinah ternyata berhasil mencetak generasi-generasi cemerlang. Ya, peradaban yang berawal dari suatu kota di Jazirah Arab ternyata berhasil mengubah seluruh dunia. Dengan kerja kerasnya dan dengan pertolongan Allah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berhasil membangun sebuah peradaban emas. Beliau berhasil mengubah suatu bentuk tatanan sosial dari yang jahiliah (bodoh) menjadi suatu tatanan sosial yang dilandaskan oleh ilmu pengetahuan. Beliau berhasil mengubah kebudayaan sesat menjadi kebudayaan yang ternyata berhasil mencetak manusia-manusia luar biasa pengubah dunia seperti Umar bin Khattab, Ibnu Sina, Umar bin Abdul Aziz, Harun al-rasyid, Hasan al-Banna, Jabir bin Hayyan, Shalahuddin al-Ayyubi, dan masih banyak lagi.
            Apa sebenarnya rahasia generasi-generasi terdahulu untuk menjadi umat terbaik di dunia? Apa sebenarnya yang membuat mereka menjadi manusia-manusia luar biasa yang namanya harum sepanjang sejarah? Apa sebenarnya yang berhasil menggerakkan mereka untuk mencetak generasi-generasi emas pengubah dunia? Sebenarnya hanya ada satu hal yang membuat mereka demikian. Karena mereka mengamalkan Islam secara keseluruhan, benar-benar beriman dan bertaqwa kepada Allah, dan benar-benar melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar dengan sebenar-benarnya.
            “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, Menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya ahli kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.” (Q.S. Ali Imran: 110)
            Lihatlah! Di ayat ini, Allah membandingkan antara orang-orang yang beriman kepada Allah dengan orang-orang yang ingkar kepadaNya. Kita sebagai kaum muslimin sudah seharusnya menjadi umat yang terbaik di dunia. Kita harus tunjukkan bahwa hanya Islamlah jalan keselamatan dunia dan akhirat. Bagaimana caranya agar hal itu terjadi? Yaitu dengan amar ma’ruf nahi munkar. Tatkala hal itu dapat beridir tegak, tentunya peradaban ini akan menjadi peradaban tertinggi. Namun jika pelaksanaannya masih setengah-setengah, maka jangan harap peradaban itu akan maju.
            Ya, kita adalah umat terbaik di dunia, karena kita beriman kepada Allah. Dan jika tidak, maka lihatlah sejarah peradaban yang lalu. Yang telah Allah musnahkan peradabannya. Tahukah kamu kaum Aad dan Tsamud? Mereka adalah kau yang bertubuh besar dan kuat. Bangunan-bangunan mereka pun berdiri indah dan megah. Namun apa yang terjadi? Kekuatan besar yang mereka miliki tidak mampu menangkal keperkasaan Allah sedikit pun dalam memusnahkan mereka yang ingkar semuanya.
            Dan sekarang, bermuhasabahlah. Sudahkah anda mengamalkan Islam dengan benar? Sudahkah anda benar-benar beriman kepada Allah? Sudahkah anda beramar ma’ruf nahi munkar? Jika sekarang kondisi kaum muslimin saat ini berada dalam keterpurukan dan di bawah penindasan kaum kuffar, maka kita sudah seharusnya memeriksa kembali, apa yang kurang dari diri kita, kaum muslimin? Sadarlah! Bahwa saat ini kaum muslimin sudah kurang beramar ma’ruf nahi munkar, sudah kurang menerapkan nilai-nilai keIslaman di dalam kehidupan mereka, sudah kurang berani menampakkan akhlak yang baik.
            Maka, sudah seharusnya sekarang kita menjadi khairu ummah! Ummat yang terbaik!
            Wallahu a'lam

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AMA - You ask, Bethany Answers!

Hey, loves. It’s that time of the week again where you ask all your burning questions, and I try to answer them as best that I can. Sorry this is a little late today, we had a bad storm and lost power for a bit. Also note: there will be no AMA next week, it's Christmas. ;) Do you have a question for me? Great. Put it in HERE . Now, onto the questions for the week. * 1. Hi, Bethany.1st I like to tell you that I love your books. My question is, will there be a book for Valeria on what she went through with her past and future when she is taken with her daughter Maria. Thank you I can't wait for more future books from you. Kimberly Hey, there. And thank you for the kind words. Valeria is paired with Christopher Guzzi, which I think I have stated before – I know it’s listed on my fan page in the albums for the family trees, and it may even be on my website. But yes, you will get her story there. No, we will not see a lot of her past – parts of it, yes, and she will talk about it, b...

AMA - You Ask, Bethany Answers!

Hey, loves! It is that time of the week again where you ask your burning questions, and I do my best to answer them. You all seem to have such an influx of q’s every week for me, which I love. Do you have a question for me? Great. Drop it into the form HERE . Now, onto the questions for the week. *** Please note, the first 3 questions are from Fae. *hugs* 1. Hi :) I firstly just wanted to say that I absolutely love every single thing you have written. I feel like your books have changed my life. Anyway, I'm sorry if this has been asked before, but I couldn't find it, so I just wanted to know, why did you decide to write a book about Naz? Hi there, and thank you. I’m not sure if someone has told me that my books have changed their life before, but all my love to you. My readers make this job 10x better for me, even on the worst days of my career as an author, the readers have always made it better. Keeps me humble, believe that. But onto your question … I honestly didn’t intend...

Tidak Sebaik Musa, Tidak Sejahat Fir'aun

“ Sesungguhnya Allah itu Maha Lembut, Dia mencintai kelembutan dalam segala urusan ” - HR. Bukhari - Sejenak, mari kita kembali ke zaman dahulu kala, kembali pada lembaran sejarah dunia yang dinodai oleh kekafiran seorang Fir’aun. Ya, diktator nomor 1 sepanjang sejarah manusia ini merupakan penguasa sebuah peradaban yang paling maju di dunia saat itu. Harta, tahta, dan dunia seakan keseluruhan adalah miliknya. Tapi memang dasar Fir’aun, ia yang tidak akan pernah merasa puas, Ia yang tak merasa cukup menjadi manusia saja, ia ingin menjadi lebih daripada itu, ia memiliki obsesi untuk melampaui batas-batas kemanusiaan. Ya, ia ingin menjadi TUHAN. “ Kemudian (Fir’aun) berkata, “Akulah tuhanmu yang paling tinggi ”” ( QS. An Naazi’at: 24 ) Dan dengan segala kekuasaan yang ia miliki, ia daulat dirinya sendiri sebagai Rabb semesta alam. Tangan besi Fir’aun yang telah merampas kehormatan ribuan atau mungkin jutaan manusia telah memaksa mereka untuk tunduk patuh secara mutlak kepada titahnya. E...