Langsung ke konten utama

Belajar dari Masa Lalu, Aturan Saat Ini, dan Rencana Masa Depan


Seiring berputarnya waktu, maka hal itu pula turut diiringi oleh bergulirnya zaman. Ya, zaman dari awal masa kehidupan manusia hingga kini. Dan begitu pula masyarakat di dalamnya, yang terus dan tetap bergerak dinamis mengikuti langkah waktu. Masyarakat seolah terus bergerak aktif tiada henti mengikuti perkembangan zaman. Mulai perkembangan ideologi, pandangan hidup, hingga teknologi. Dan sekarang, sebenarnya ada satu hal yang seharusnya kita sadari...
            Waktu terus berjalan ke depan, tidak pernah mundur dan selalu maju meninggalkan masa lalu
            Dan itu artinya, masa lalu hanyalah bayangan yang tertinggal dari kehidupan kita. Sedangkan masa depan adalah bayangan segala perasaan kita akan perputaran waktu yang terus maju ke depan. Entah bayangan apa itu, apakah bayangan kesedihan, ketakutan, kegembiraan, atau harapan. Dan itu akhirnya, masa lalu hanyalah tinggal kenangan dan sejarah, masa depan adalah bayang-bayang yang masih menjadi misteri dan belum pasti.
            Lalu, bagaimana dengan masa kini?
            Ya, kita hidup adalah masa kini. Tidak perlu kita memikirkan dan terus dikejar bayang-bayang masa lalu yang tidak bisa diubah. Dan tidak terlalu penting jika kita terus stress dan memikirkan masa depan yang akhirnya membuat kita terlalu mengejar-ngejar kabut tebal yang belum jelas ujungnya.
            Jadikan hari ini adalah hari terbaik anda. Anda harus berusaha untuk menjadikan hari ini bermakna dan lebih hidup dari hari sebelumnya. Gerakkan dan beri warna hidup anda dengan kebaikan-kebaikan anda saat ini. Jangan pernah menyia-nyiakan waktu anda pada hari ini. Karena itu berarti anda telah menyia-nyiakan kesempatan untuk berbuat kebajikan dan meyediakan ladang amal untuk bekal di akhirat nanti. Manfaatkan hari ini dengan sebaik-baiknya persiapan untuk persiapan menembus kabut tebal yang ada di depan anda. Yaitu masa depan!
            Lantas, apa yang harus kita lakukan dengan masa lalu?
            Masa lalu yang hanya tinggal sejarah tidak perlu kita tangisi kepergiannya yang justru hanya menambah beban penderitaan kita. Masa lalu merupakan bahan introspeksi diri. Sudah benarkah diri kita? Sudah luruskah diri kita? Sudah baikkah perbuatan anda? Sudah sempurnakah akhlak anda?
            Memang tidak ada yang sempurna, namun yang seharusnya kita lakukan adalah bagaimana kita melangkah menuju kesempurnaan. Dan demi menyempurnakan hidup anda, maka anda mampu menjadikan masa lalu sebagai pondasi untuk meraih cita-cita anda.
            Terus, bagaimana kita menghadapi masa depan?
            Masa depan yang masih menjadi misteri sudah seharusnya menjadi sebuah pemacu semangat bagi kita. Bahwa kita harus tetap memiliki semangat optimis untuk menghadapi masa depan. Masa depan yang belum pasti juga sudah seharusnya menjadi penggerak kita dalam melakukan kebaikan. Masa depan tidak bisa hanya disikapi dengan ketakutan, awang-awang, dan angan-angan. Tetapi harus disikapi dengan semangat meraih masa depan yang cerah.
            Masa lalu bagaikan segala sesuatu yang ada di dalam tanah, yang telah terkubur dan tidak mampu dihidupkan kembali. Sedangkan saat ini bagaikan tempat kita berpijak, yaitu bagaimana kita mampu mengayunkan langkah sejauh mungkin. Sedangkan masa depan bagaikan sesuatu yang dibalik awan, yang masih belum bisa kita jangkau. Yang bisa kita lakukan hanya menerawang dan merencanakan masa depan, mengubur bayang-bayang masa lalu, dan terus melangkah di saat ini.
              “...Namun demikian aku tiada dapat melepaskan kamu barang sedikitpun dari pada (takdir) Allah. Keputusan menetapkan (sesuatu) hanyalah hak Allah; kepada-Nya-lah aku bertawakkal dan hendaklah kepada-Nya saja orang-orang yang bertawakkal berserah diri” (QS Yusuf: 67)
            “...Siapakah yang dapat melindungi kamu dari (takdir) Allah jika Dia menghendaki bencana atasmu atau menghendaki rahmat untuk dirimu?” (QS al-Ahzab: 17)
            Wallahu a’lam

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mulia Sebagai Seorang Muslim

“Ketahuilah, kita adalah kaum yang paling hina, lalu Allah memuliakan dengan mendatangkan agama Islam. Karena itu jika kita mencari kemuliaan dengan selain Islam, maka Dia akan menghinakan kita” -Umar bin Khattab, Lihat dalam Silsilah Al Ahadits Ash Shahihah - Umar bin Khaththab namanya. Ia adalah orang yang telah meruntuhkan Kerajaan Kisra Persia dan juga telah menghapus hegemoni Kaisar Romawi –dengan izin Allah-. Ia seorang penguasa Islam dengan kesahajaannya yang memukau. Ya, Ia yang dengan tenang tidur di bawah pohon kurma di Kota Madinah sementara penguasa lain tidur di atas kemewahan, ia yang memakai pakaian tenun sederhana sementara penguasa lain memakai pakaian bertahtakan permata.  Dan kini, Ia sedang berjalan menuju Syam dalam rangka penyerahan Baitul Maqdis kepada kaum muslimin. Dalam perjalanan itu ia sempat melewati sebuah sungai. tidak disangka, ia langsung turun, mengalungkan sepatunya, dan menuntun sendiri untanya! Ketika penguasa lain yang telah merasa tinggi deng...

Double Cover Reveal & Pre-Order: John + Siena!

★ DOUBLE COVER REVEAL! ★ Fan-Favorites of Bethany-Kris’s are coming back! Pre-order  your copy of John + Siena: THE COMPLETE DUET or EXTENDED by Bethany-Kris to catch up with John & Siena one more time! ★ Cover Credits: John + Siena: The Complete Duet – London Miller, Author John + Siena: Extended – Mignon Mykel, Oh So Novel ★ Releasing: The Complete Duet: February 3 rd , 2020 Extended: February 10 th , 2020 ★ Bloggers: Sign up for the release events for John + Siena HERE ! Pre-order today!   The Complete Duet Pre-Order: ★ Amazon ★ Add to Goodreads TBR Extended Pre-Order: ★ Amazon ★ Add to Goodreads TBR ★ Genre: Romantic Suspense, Organized Crime, Erotic ★ • ✩ • ★ SYNOPSIS – The Complete Duet ★ • ✩ • ★ Fresh out of prison after serving a three-year sentence, Johnathan Marcello wants to get back to normal business as a mafia capo. The rules set out for him are clear—keep out of trouble, maintain a low profile, and stay stable. But a chance encounter with a woman from a r...

Muslim, Umat Terbaik di Dunia

Sejarah telah mencatat riwayat hidup orang-orang besar masa lalu yang merupakan pembesar dunia. Mereka mampu membangun peradaban yang hebat. Mereka berhasil membangun gedung-gedung tinggi yang mewah dan megah, taman-taman yang indah, dan harta kekayaan mereka melimpah ruah. Dalam sejarah dikenal peradaban Mesir kuno, Yunani kuno, Romawi, Persia, Babilonia, Sumeria, dan Mesopotamia. Namun sayang, sepanjang sejarah tidak ada peradaban yang paling berhasil atau paling baik dan banyak pengaruhnya bagi kemajuan dunia melainkan peradaban Islam.             Peradaban Islam yang pertama kali didirikan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di kota Madinah ternyata berhasil mencetak generasi-generasi cemerlang. Ya, peradaban yang berawal dari suatu kota di Jazirah Arab ternyata berhasil mengubah seluruh dunia. Dengan kerja kerasnya dan dengan pertolongan Allah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berhasil membangun sebuah peradaban...