Langsung ke konten utama

WIP Wednesday: CORRADO #CorradoAlessioGinevra

Hey, loves.

You get a peek at CORRADO today.

Do enjoy.

**

Ginevra lifted her stare to find he was staring at her again, his hand holding the phone hovering overtop the charger like he forgot what he was supposed to be doing again. She didn’t know how long the two of them stared at one another like that—a few seconds, or more, but it could have been longer, too.
It felt like forever.
She found heat in his gaze.
Interest.
Something unknown.
And she liked it far too much.
Not that she understood that, either. She didn’t know anything about this man.
“Are you like them?” she dared to ask.
Corrado’s tongue snaked out to wet the edge of his bottom lip. “Like them, how?”
“Mafia. Made.
“No.”
“I don’t know if I believe that.”
He felt like them, in a way. Dangerous, and dark. Like he held secrets in his eyes, and in his heart. He didn’t feel average, and God knew she had met enough average men over her lifetime to know it.
No, he felt like something else.
“I’m not like them,” he said, “but I am a little worse.”
She hesitated to ask more.
What did that mean?
Corrado seemed to take her hesitation as a chance to break their moment. Whatever in the hell that had been … that touch, the heat, that fucking feeling. She didn’t know what that was, and while she might like it, it also terrified her.
Because she didn’t know him.
And she still didn’t know if she could trust him.
He placed the phone back on the charger. As fast as he was touching her, he was gone.
It didn’t matter.
He still lingered.
She felt it.
Everywhere.
What in the hell was that?
Corrado cleared his throat, and wouldn’t meet her gaze. She wondered if he felt that, too? God knew he didn’t say much to her. For the most part, he’d spent the last week avoiding her as much as was possible when they were alone together in the penthouse.
“Would you like me to cook you breakfast?” he asked, a thickness roughening up his tone as he reached for the cupboard beside her.
Ginevra was back to feeling like she couldn’t speak, so instead, she whispered, “Sure.”
“And you can tell me about your sisters,” he was quick to add, shooting her a smile, “maybe then you won’t feel like you need to talk to them, if you’re talking about them.”
“You want to know about my little sisters?”
Corrado shrugged. “Why not?”
Well, okay.

Like he said, why not? 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidak Sebaik Musa, Tidak Sejahat Fir'aun

“ Sesungguhnya Allah itu Maha Lembut, Dia mencintai kelembutan dalam segala urusan ” - HR. Bukhari - Sejenak, mari kita kembali ke zaman dahulu kala, kembali pada lembaran sejarah dunia yang dinodai oleh kekafiran seorang Fir’aun. Ya, diktator nomor 1 sepanjang sejarah manusia ini merupakan penguasa sebuah peradaban yang paling maju di dunia saat itu. Harta, tahta, dan dunia seakan keseluruhan adalah miliknya. Tapi memang dasar Fir’aun, ia yang tidak akan pernah merasa puas, Ia yang tak merasa cukup menjadi manusia saja, ia ingin menjadi lebih daripada itu, ia memiliki obsesi untuk melampaui batas-batas kemanusiaan. Ya, ia ingin menjadi TUHAN. “ Kemudian (Fir’aun) berkata, “Akulah tuhanmu yang paling tinggi ”” ( QS. An Naazi’at: 24 ) Dan dengan segala kekuasaan yang ia miliki, ia daulat dirinya sendiri sebagai Rabb semesta alam. Tangan besi Fir’aun yang telah merampas kehormatan ribuan atau mungkin jutaan manusia telah memaksa mereka untuk tunduk patuh secara mutlak kepada titahnya. E...

Kupas Tuntas: Adakah Bid'ah Hasanah?

“Betapa banyak orang yang menginginkan kebaikan, namun tidak mendapatkannya” - HR. Ad Darimi , atsar Abdullah bin Mas’ud- Oleh: Ustadz Syariful Mahya Lubis, Lc.* Sejumlah jawaban direkayasa, sejumlah dalilpun dipaksakan, demi melegalkan bid’ah, dan demi memberanikan orang melakukannya. Pertanyaan tersebut terkait langsung dengan Islam, yang oleh karenanya membutuhkan jawaban yang merujuk kepada Al Qur’an dan Hadits sebagai sumber kebenaran dalam Islam, jawaban-jawaban yang hanya bersifat logika, tidak akan dapat menguak kebenaran dalam permasalahan Islam. Sebab selogis apapun sebuah jawaban tetap saja ia spekulasi relatif, yang sudah pasti dapat dipatahkan dengan hal yang sama, lebih-lebih apabila jawaban-jawaban logis tadi kontaradiktif dengan dalil-dalil yang syar’i. Definisi Nabi ï·º bersabda, “ Siapapun yang melakukan amal yang tidak kami perintahkan , maka amal tersebut tertolak (tidak diterima)” ( HR. Bukhari dan Muslim , dari ‘Aisyah) . Beliau juga bersabda, “ Setiap (ibadah) y...

Mulia Sebagai Seorang Muslim

“Ketahuilah, kita adalah kaum yang paling hina, lalu Allah memuliakan dengan mendatangkan agama Islam. Karena itu jika kita mencari kemuliaan dengan selain Islam, maka Dia akan menghinakan kita” -Umar bin Khattab, Lihat dalam Silsilah Al Ahadits Ash Shahihah - Umar bin Khaththab namanya. Ia adalah orang yang telah meruntuhkan Kerajaan Kisra Persia dan juga telah menghapus hegemoni Kaisar Romawi –dengan izin Allah-. Ia seorang penguasa Islam dengan kesahajaannya yang memukau. Ya, Ia yang dengan tenang tidur di bawah pohon kurma di Kota Madinah sementara penguasa lain tidur di atas kemewahan, ia yang memakai pakaian tenun sederhana sementara penguasa lain memakai pakaian bertahtakan permata.  Dan kini, Ia sedang berjalan menuju Syam dalam rangka penyerahan Baitul Maqdis kepada kaum muslimin. Dalam perjalanan itu ia sempat melewati sebuah sungai. tidak disangka, ia langsung turun, mengalungkan sepatunya, dan menuntun sendiri untanya! Ketika penguasa lain yang telah merasa tinggi deng...