Langsung ke konten utama

Teaser Wednesday - CONTEMPT #RenzoLucia #BookThree

Are you ready for this, loves?

I don't know that you are ...

The last book is a killer.

***

“Scores,” came the voice again through the speakers to drag Renzo from his thoughts once more. “Ten out of ten—hand to hand combat; excellent. Seven out of ten—hacking; moderate. Ten out of ten—weapons, in both practical and applied; excellent.”
The distorted voice continued on describing skills that had been, for the most part, either beaten into Renzo during his first year at The League, or ones he already had that were picked up on and honed. Everything from his understanding of vehicles, to his ability to survive.
The scores went on for at least ten minutes before the man moved onto something else. They’d already described the tattoos on his body that the people behind the mirrored glass might not be able to see fully—he’d been told once not to mark up his skin when he was first allowed a bit of freedom from The League. He went ahead and did it anyway.
Suffered for it, too.
It was worth it.
Renzo kept going until he had one whole fucking sleeve of tattoos. Memories he didn’t want to forget because it seemed like with every passing day that he spent here, he forgot something else. Like the way his little brother sounded first thing in the morning when he got his favorite breakfast. He started to forget the color of his sister’s hair, too. Or how Lucia’s eyes glinted with her slyness when she knew something he didn’t.
He was so controlled—constantly. No phones, no access to the outside without someone else right there. A chip implanted into his arm to keep track of him nonstop. Which lead him to believe, yes, they knew every single time he went in for more ink, and while they could have stopped him, they didn’t.
They never stepped in.
They punished him after.
Worth it.
He was here.
This was his life for the next … well, four years now.
That was the fucking deal.
Right?
He wasn’t gonna forget while he was here.
Simple as that.
“Excelled specialty for The League—explosives,” the distorted voice drawled on, bringing Renzo back to the present. “Bidding will begin at one-point-three million.”
Instantly, those red lights over the windows started flickering.
Renzo blinked.
Bids, he realized.
It had begun.
His life was now up for sale. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tidak Sebaik Musa, Tidak Sejahat Fir'aun

“ Sesungguhnya Allah itu Maha Lembut, Dia mencintai kelembutan dalam segala urusan ” - HR. Bukhari - Sejenak, mari kita kembali ke zaman dahulu kala, kembali pada lembaran sejarah dunia yang dinodai oleh kekafiran seorang Fir’aun. Ya, diktator nomor 1 sepanjang sejarah manusia ini merupakan penguasa sebuah peradaban yang paling maju di dunia saat itu. Harta, tahta, dan dunia seakan keseluruhan adalah miliknya. Tapi memang dasar Fir’aun, ia yang tidak akan pernah merasa puas, Ia yang tak merasa cukup menjadi manusia saja, ia ingin menjadi lebih daripada itu, ia memiliki obsesi untuk melampaui batas-batas kemanusiaan. Ya, ia ingin menjadi TUHAN. “ Kemudian (Fir’aun) berkata, “Akulah tuhanmu yang paling tinggi ”” ( QS. An Naazi’at: 24 ) Dan dengan segala kekuasaan yang ia miliki, ia daulat dirinya sendiri sebagai Rabb semesta alam. Tangan besi Fir’aun yang telah merampas kehormatan ribuan atau mungkin jutaan manusia telah memaksa mereka untuk tunduk patuh secara mutlak kepada titahnya. E...

Kupas Tuntas: Adakah Bid'ah Hasanah?

“Betapa banyak orang yang menginginkan kebaikan, namun tidak mendapatkannya” - HR. Ad Darimi , atsar Abdullah bin Mas’ud- Oleh: Ustadz Syariful Mahya Lubis, Lc.* Sejumlah jawaban direkayasa, sejumlah dalilpun dipaksakan, demi melegalkan bid’ah, dan demi memberanikan orang melakukannya. Pertanyaan tersebut terkait langsung dengan Islam, yang oleh karenanya membutuhkan jawaban yang merujuk kepada Al Qur’an dan Hadits sebagai sumber kebenaran dalam Islam, jawaban-jawaban yang hanya bersifat logika, tidak akan dapat menguak kebenaran dalam permasalahan Islam. Sebab selogis apapun sebuah jawaban tetap saja ia spekulasi relatif, yang sudah pasti dapat dipatahkan dengan hal yang sama, lebih-lebih apabila jawaban-jawaban logis tadi kontaradiktif dengan dalil-dalil yang syar’i. Definisi Nabi ﷺ bersabda, “ Siapapun yang melakukan amal yang tidak kami perintahkan , maka amal tersebut tertolak (tidak diterima)” ( HR. Bukhari dan Muslim , dari ‘Aisyah) . Beliau juga bersabda, “ Setiap (ibadah) y...

Mulia Sebagai Seorang Muslim

“Ketahuilah, kita adalah kaum yang paling hina, lalu Allah memuliakan dengan mendatangkan agama Islam. Karena itu jika kita mencari kemuliaan dengan selain Islam, maka Dia akan menghinakan kita” -Umar bin Khattab, Lihat dalam Silsilah Al Ahadits Ash Shahihah - Umar bin Khaththab namanya. Ia adalah orang yang telah meruntuhkan Kerajaan Kisra Persia dan juga telah menghapus hegemoni Kaisar Romawi –dengan izin Allah-. Ia seorang penguasa Islam dengan kesahajaannya yang memukau. Ya, Ia yang dengan tenang tidur di bawah pohon kurma di Kota Madinah sementara penguasa lain tidur di atas kemewahan, ia yang memakai pakaian tenun sederhana sementara penguasa lain memakai pakaian bertahtakan permata.  Dan kini, Ia sedang berjalan menuju Syam dalam rangka penyerahan Baitul Maqdis kepada kaum muslimin. Dalam perjalanan itu ia sempat melewati sebuah sungai. tidak disangka, ia langsung turun, mengalungkan sepatunya, dan menuntun sendiri untanya! Ketika penguasa lain yang telah merasa tinggi deng...