Langsung ke konten utama

Pelajaran dari Badar: Semangat Jihad!


Saat itu pasukan kaum muslimin yang dipimpin oleh Muhammad Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam  sedang menuju satu tempat yang akan menjadi salah satu perang paling terkenal dalam sejarah Islam. Perang Badar. Kaum muslimin saat itu yang berkekuatan 300 orang dengan gagah berani melangkahkan kaki mereka menuju suatu medan yang namanya tak pernah hilang dari sejarah. Mereka berangkat demi melawan kaum kafir Quraisy yang berjumlah 1000 orang. Itu merupakan unjuk kekuatan kaum muslimin yang pertama di dunia. Bagaimana mereka yang baru saja terbentuk melawan salah satu kaum yang paling terpandang dan disegani di jazirah Arab. Memang, orang-orang yang mendengar kekuatan kaum muslimin dan kaum kafir Quraisy maka mereka tidak akan memperhitungkan kaum muslimin.
            Namun apa yang terjadi? Ternyata kaum yang paling mulia di dunia berhasil menorehkan tinta emas dalam sejarah. Mereka berhasil mengukir prestasi yang mendobrak anggapan seluruh orang. Kaum yang adidaya, superpower, dan adikuasa ternyata berhasil dikalahkan oleh kaum yang baru saja terbentuk. Kaum muslimin berhasil mematahkan kesombongan kaum kafir Quraisy. Apa sebenarnya yang membuat kaum muslimin menang?
            Qaddarallah, kaum muslimin menang karena satu yang ada di hati mereka, iman! Mereka memiliki hati yang teguh memperjuangkan tegaknya tauhid di dunia ini! Mereka memiliki semangat positif demi membangun sebuah peradaban yang rabbani!
            Namun sekarang pertanyaannya adalah kita, kaum muslimin, yang hidup di saat ini tak mampu bangkit dan melawan kedigdayaan kaum kuffar. Mengapa hal itu terjadi? Kita yang dengan tenang duduk-duduk di rumah kita dengan entengnya menonton pembantaian kaum kuffar kepada kaum muslimin di Palestina, Irak, Afghanistan, dan yang lainnya. Mengapa kita tidak mau untuk bergerak?
            Kalau masalah jumlah memang kita banyak. Namun ada yang salah dengan kebanyakan kaum muslimin saat ini. Mereka tak memiliki semangat jihad! Tak memiliki semangat juang, tidak memiliki keteguhan dalam hati mereka. Padahal, jumlah kita banyak, mengapa kita tidak bergerak?
            PELAJARAN DARI BADAR
            Saat perang Badar, memang jumlah kaum muslimin sangatlah kecil bila dibandingkan kaum kafir Quraisy. Namun apa yang membuat mereka mengalahkan kaum kuffar, sementara kita di saat ini seakan tidak berdaya untuk mengangkat senjata?
            Sebenarnya, kita kehilangan semangat jihad yang sebenarnya. Semangat juang dan perasaan rindu akan perjumpaan dengan Rabb alam semesta. Kita saat ini benar-benar dihinggapi virus cinta dunia. Kita terlalu kecanduan akan dunia yang fana. Sementara kita lupa akan perjumpaan dengan Tuhan seluruh manusia. Apakah itu yang disebut muslim sejati? Yang lemah lembek dan terlalu di manja dunia?
            Tidak! Kita harus tegas pada diri kita! Mau jadi hamba dunia yang fana atau hamba Allah yang maha kuasa? Kita harus memilih jalan hidup (manhaj) kita! Mau menapaki jalannya Nuh, Musa, Ibrahim, Isa, dan Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam ataukah jalannya Fir’aun, Namrudz, Haman, dan Qarun sang pecinta dunia.
            Pilih mana? Surga atau neraka? Tentu kita memilih kesudahan yang baik (surga) bukan? Kita harus memilih manhaj kemuliaan. Dan apa sebenarnya manhaj kemuliaan? Itu adalah manhajnya para Nabi dan rasul dan orang-orang yang bertauhid. Dan bagaimana kita memperjuangkan manhaj kemuliaan itu? Yaitu dengan jihad! Dan bagaimana kita mampu menjadikan jihad itu hidup? Yaitu dengan semangat! Semangat bertauhid dan semangat juang memperjuangkan tegaknya kalimat Allah di muka bumi! Dan sesungguhnya, hanya ada dua pilihan bagi orang yang berjihad (berperang)
            Menang hidup mulia, mati masuk surga
            Wallahu a’lam

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mulia Sebagai Seorang Muslim

“Ketahuilah, kita adalah kaum yang paling hina, lalu Allah memuliakan dengan mendatangkan agama Islam. Karena itu jika kita mencari kemuliaan dengan selain Islam, maka Dia akan menghinakan kita” -Umar bin Khattab, Lihat dalam Silsilah Al Ahadits Ash Shahihah - Umar bin Khaththab namanya. Ia adalah orang yang telah meruntuhkan Kerajaan Kisra Persia dan juga telah menghapus hegemoni Kaisar Romawi –dengan izin Allah-. Ia seorang penguasa Islam dengan kesahajaannya yang memukau. Ya, Ia yang dengan tenang tidur di bawah pohon kurma di Kota Madinah sementara penguasa lain tidur di atas kemewahan, ia yang memakai pakaian tenun sederhana sementara penguasa lain memakai pakaian bertahtakan permata.  Dan kini, Ia sedang berjalan menuju Syam dalam rangka penyerahan Baitul Maqdis kepada kaum muslimin. Dalam perjalanan itu ia sempat melewati sebuah sungai. tidak disangka, ia langsung turun, mengalungkan sepatunya, dan menuntun sendiri untanya! Ketika penguasa lain yang telah merasa tinggi deng...

Double Cover Reveal & Pre-Order: John + Siena!

★ DOUBLE COVER REVEAL! ★ Fan-Favorites of Bethany-Kris’s are coming back! Pre-order  your copy of John + Siena: THE COMPLETE DUET or EXTENDED by Bethany-Kris to catch up with John & Siena one more time! ★ Cover Credits: John + Siena: The Complete Duet – London Miller, Author John + Siena: Extended – Mignon Mykel, Oh So Novel ★ Releasing: The Complete Duet: February 3 rd , 2020 Extended: February 10 th , 2020 ★ Bloggers: Sign up for the release events for John + Siena HERE ! Pre-order today!   The Complete Duet Pre-Order: ★ Amazon ★ Add to Goodreads TBR Extended Pre-Order: ★ Amazon ★ Add to Goodreads TBR ★ Genre: Romantic Suspense, Organized Crime, Erotic ★ • ✩ • ★ SYNOPSIS – The Complete Duet ★ • ✩ • ★ Fresh out of prison after serving a three-year sentence, Johnathan Marcello wants to get back to normal business as a mafia capo. The rules set out for him are clear—keep out of trouble, maintain a low profile, and stay stable. But a chance encounter with a woman from a r...

Muslim, Umat Terbaik di Dunia

Sejarah telah mencatat riwayat hidup orang-orang besar masa lalu yang merupakan pembesar dunia. Mereka mampu membangun peradaban yang hebat. Mereka berhasil membangun gedung-gedung tinggi yang mewah dan megah, taman-taman yang indah, dan harta kekayaan mereka melimpah ruah. Dalam sejarah dikenal peradaban Mesir kuno, Yunani kuno, Romawi, Persia, Babilonia, Sumeria, dan Mesopotamia. Namun sayang, sepanjang sejarah tidak ada peradaban yang paling berhasil atau paling baik dan banyak pengaruhnya bagi kemajuan dunia melainkan peradaban Islam.             Peradaban Islam yang pertama kali didirikan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam di kota Madinah ternyata berhasil mencetak generasi-generasi cemerlang. Ya, peradaban yang berawal dari suatu kota di Jazirah Arab ternyata berhasil mengubah seluruh dunia. Dengan kerja kerasnya dan dengan pertolongan Allah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berhasil membangun sebuah peradaban...